Baru 31 Hari, Scholes Hengkang dari Oldham. Alasannya?

Paul Scholes

id-goal – Secara mengejutkan, Paul Scholes memutuskan mundur dari Oldham setelah baru menjabat selama 31 hari saja. Diketahui bahwa legenda Manchester United itu kecewa dengan pemilik klub yang menjanjikan kontrak baru ke 12 pemain tanpa sepengetahuannya.

Scholes resmi menjadi bagian dari Oldham pada bulan Februari lalu. Ia disebut ingin total kontrol terhadap klub, termasuk soal masa depan 20 pemain yang sedang menantikan kepastian karena belum disodori perpanjangan kontrak.

Namun di luar sepengetahuannya, 12 dari pemain tersebut sudah ditawari kontrak baru oleh manajemen klub. Hal itu membuatnya berang dan tanpa berpikir panjang, ia memutuskan untuk hengkang dari klub yang telah ia dukung sejak kecil itu.

Bantahan dari Pemilik Klub

Pihak klub sendiri menampik tudingan yang berkata bahwa Scholes tidak diberikan otoritas penuh untuk mengurusi kebutuhan klub. Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh sang pemilik klub yang berasal dari Dubai, Abdallah Lemsagam.

“Baik saya dan staf klub telah memberikan seluruh dukungan serta kemandirian yang ia minta. Secara personal saya selalu mendukung apapun keputusan yang Paul buat atau yang telah ia diskusikan bersama saya, agar dirinya tetap melatih,” tuturnya seperti yang dikutip dari Mirror.

“Saya terus memberinya semangat terlepas dari hasil yang diterima klub dan memastikan bahwa posisinya masih aman. Saya sangat terkejut karena ia mundur melalui pesan pada Rabu sore dan menolak untuk mendiskusikan alasannya,” tandasnya.

Mirror sendiri telah mengendus sikap yang kurang menyenangkan dari pemilik klub terhadap pengganti Scholes, Pete Wild. Laporan berkata bahwa sang pelatih sering diatur mengenai pemilihan line-up oleh Abdallah sendiri ataupun saudaranya, Mohamed.

Berita Bola Populer

Keputusan Scholes untuk mundur diyakini sebagai puncak dari kekesalannya terhadap manajemen klub. Sebelumnya, klub pernah menolak menyediakan bus untuk tim saat Scholes beserta para pemainnya harus melawat ke markas Bury di bulan Februari lalu.

Selain itu, hubungan telepon dalam stadion juga diklaim telah diputus dengan alasan tunggakan biaya. Tak hanya itu, masalah pembiayaan juga membuat para pemain tak bisa merasakan fasilitas air hangat di dalam stadion usai pertandingan.

Scholes pun juga pernah menyatakan kekesalannya pada permukaan lapangan Boundary Park yang buruk di matanya. Puncaknya, ia memilih mundur begitu tahu bahwa dirinya tak akan diberikan otoritas seperti yang diinginkan pada musim depan nanti.